Jumat, 07 Desember 2012

Contoh Membuat Resensi

RESENSI
NOVEL SUMPAH  SANG MEMPELAI PRIA


Judul Novel              : Sumpah Sang Mempelai Pria
Penulis                      : Rebecca Winters
Ahli bahasa              : Nies Endang
Bahasa                      : Indonesia
Penerbit                     : PT Gramedia Pustaka Utama
Tempat terbit             : Jakarta
Tahun Terbit             : 2004
Jumlah halaman      : 245 lembar
Tebal halaman         : 1,5 Cm
ISBN                           : 979-22-0708-2


SINOPSIS

Dimitrios Pandakis adalah calon pemimpin Pandakis Corporation selanjutnya, karena hanya dia yang paling pintar dan tampan diantara keluarga Pandakis yang lain. Dimi sapaan akrab Dimitrios Pandakis disaat ia masih kecil, setelah  ayah dan ibunya meninggal Dimi tinggal bersama paman yang bernama Spiros dan sepupunya serta abangnya yang bernama Leonides Pandakis. Dimi selalu menganggap pamannya adalah seorang yang terlalu galak dan sepupunya yang tidak sebaik abangnya. Sejak kecil Dimi bersumpah tidak akan terjebak untuk menikahi wanita yang mengejar uang dan nama besar Pandakis. Cukup abangnya saja yang mengalami hal itu, Leon dijebak oleh seorang wanita yang bernama Ananke, Ananke berharap bisa memperoleh anak dari Leon supaya dia dapat masuk ke dalam keluarga pandakis. Meskipun Leon tidak mencintai ananke tetapi Leon tak mempunyai pilihan lain selain menikahinya. Waktu itu Ananke adalah seorang gadis berumur delapan belas tahun yang terlalu cepat matang, ia sangat sadar akan kecantikannya dan bagaimana memanfaatkannya.
Setelah Dimi dewasa dan menjadi pemimpin Pandakis Corporation, ia tetap memegang teguh sumpahnya. Tak ada seorang wanita yang pernah singgah dihatinya. Sampai suatu saat ia bertemu Alexandra Hamilton, sekretarisnya. Alexandra berbeda dari wanita-wanita lain. Sekretarisnya ini sangat cerdas, cekatan dan tampaknya tidak berniat menggodanya. Dimi tidak mengetahui bahwa sebenarnya Alex sangat mencintainya. Alex selalu berusaha mengubah penampilannya agar terlihat seperti sekretaris kebanyakaan yang berusia jauh diatas umurnya yang baru 25 tahun. Rambut Alex yang berwarna pirang dicat menjadi warna gelap sampai keujung. Sepulang dari salon Alex merasa sangat bersyukur karena penyamarannya telah berjalan dengan baik selama empat tahun ia bekerja dibawah Dimitrios. Ia telah memperoleh kepercayaannya. Tetapi yang ia inginkan bukan sekedar itu, karena Alex masih ingat betul kejadian sembilan tahun yang lalu saat ia masih berusia enam balas tahun yang saat itu dirinya akan diperkosa oleh seorang pemabuk bernama Giorgio Pandakis, salah satu keluarga Pandakis. Yang kemudian Dimitrios menyelamatkan Alex. Saat itu Dimitrios sendiri yang menarik Giorgio dan meninjunya sampai terkapar pingsan. Alex yang berdiri gemetar saat mengucapkan terima kasih atas bantuannya, sangat heran ada orang yang lebih suka membela gadis tak dikenal dari pada sepupunya. Ia bersedia mengorbankan nama baik keluarganya demi membela Alex. Pada saat itulah, Alex jatuh cinta padanya.
Dimi sangat menyayangi pemuda berumur 22 tahun, yang sosok dan gerak-geriknya selalu mengingatkannya kepada Leonides Pandakis, almarhum abangnya yang tercinta. Pada saat itu Ananke yang sedang hamil selamat dari kecelakaan yang merenggut nyawa abangnya. Bayi yang berada dalam kandungan kemudian diberi nama Leon juga selamat. Demi cintanya kepada abang dan kemenakannya, Dimitrios selalu memperlakukan Ananke dengan sopan dan ramah selama bertahun-tahun.
Sebelumnya keluarga Alexselalu mengeluh bahwa ia tidak pernah tinggal cukup lama bila datang berkunjung ke Paterson, rumahnya. Orang tuanya tidak pernah menyetujui tindakannya yang sengaja membuat dirinya tampak lebih tua supaya diterima bekerja diperusahaan Pandakis. Hal ini selalu dipertengkarkan Alex dengan Ibunya setiap kali mereka bertemu. Namun berkat penjelasaan dari Alex tentang kejadiian sembilan tahun yang lalu, Ibunya mulai memahami kondisinya.
Setelah empat tahun Alex bekerja di Pandakis. Tanpa disadari Dimitrios, Alex telah menyusup jauh ke dalam hatinya. Alex ingin sekali mengatakan yang sebenarnya bahwa selama ini ia menyamar menjadi sekretaris yang umurnya jauh lebih tua dari umurnya yang sebenarnya. Namun ia takut Dimi marah jika mendengar pernyataan yang sesungguhnya. Akan tetapi lama kelamaan akhirnya Dimi mengetahui penyamaran Alex. Karena cinta Dimi yang besar, ia mencoba mengerti dengan kondisi ini. Dimi dan Alex pun akhirnya menika, disaat pesta pernikahaan mereka berlangsung, Dimi sempat mengingat pernikahan abangnya, yang dipimpin oleh pendeta di tengah malam, hanya disaksikan oleh nenek Ananke. Suatu peristiwa yang menyedihkan, tetapi sudah merupakan masa lalu.
Ketika tiba saatnya bagi Dimitrios memasukkan cincin kawin emas kejari manis Alex, Alex tersenyum padanya dengan tatapan yang mencerminkan perasaannya. Wajah cantik yang menegadah padanya mencerminkan masa kini dan masa depannya, membawa kebahagiaan yang tak terlukiskan pada dirinya.

Kelemahan

Kelemahan Sampulnya yaitu :

1.    Letak judul novel tidak menonjol dan jika dilihat sekilas seperti tak ada judulnya karena judul berada dibawah,
2.    Bagian sampul memiliki dua judul yang satu berbahasa Indonesia yang satunya lagi berbahasa Asing, membuat bingung pembaca,
3.    Warna dan gambar sampulnya elegan, namun sepertinya kurang cocok untuk dibaca oleh kaum remaja.

Kelemahan Isinya yaitu :

1.    Ada beberapa kata-kata yang menggunakan bahasa Yunani, sehingga membuat bingung pembaca dalam memahami kata-kata tersebut,
2.    Hampir seluruh isi menceritakaan tentang isi hati tokoh utama, hal ini membuat pembaca merasa jenuh,
3.    Isinya sebagian kecil menceritakan tentang tindak kriminal seperti mabuk dan memperkosa yang tidak patut dicontoh.


Kelebihan

Kelebihan sampulnya yaitu :

1.    Dari bentuk tulisan yang berada disampul menarik,
2.    Gambar sesuai dengan isi dan judul,yaitu gambar seseorang yang sedang menikah dan ciri-ciri fisik yang diperlihatkan daalam sampul sama persis dengan isi yang diceritakan,
3.    Warnanya menarik dan elegan cocok untuk dibaca oleh orang dewasa,
4.    Sampulnya terdapat logo penerbitnya,
5.    Bagian belakang sampul terdapat sinopsisnya yang memudahkan pembaca dalam memahami isi novel keseluruhan.

Kelebihan isinya yaitu :

1.    Alurnya jelas, sehingga membuat para pembaca seperti ikut merasakan suasana sesuai dengan isi cerita,
2.    Menceritakan tentang kesetiaan dan keteguhan seorang wanita yang mencintai pujaan hatinya sejak dulu dan mau menunggu tanpa putus asa sampai pujaan hatinya mau membalas cintanya,
3.    Menceritakan tentang kebijaksanaan dan keadilan dalam menolong seseorang, tidak pandang bulu dalam menegakan keadilan meskipun yang diadili adalah saudaranya sendiri. Yang salah tetap salah yang benar tetap benar,
4.    Menceritakan tentang kesopanan dan keramahan seseorang pada orang lain.

Kesimpulan

Dari novel yang dibuat Rebecca Winters ini, dapat diambil beberapa pelajaran hidup yang penting, salah satunya kita harus ramah dan sopan dalam berbicara kepada siapapun, ketulusan cinta akan membawa hasil yang manis, kita tidak boleh pantang menyerah bila menginginkan sesuatu, bijaksana dan adil dalam menolong seseorang, kita tidak boleh menjadi orang yang gila harta, disini dapat diambil kesimpulan bahwa semua kehidupan manusia sudah ada yang mengaturnya, yaitu Tuhan. Semua yang kita kerjakan tidak lepas dari campur tangan Tuhan, terutama urusan jodoh meskipun sudah lama kita tidak bertemu ataupun baru saja mengenal seseorang, jika memang jodoh tidak akan kemana-mana.

Saran

Berikut beberapa saran untuk menyempurnakan novel tersebut adalah :

1.    sebaiknya penulisan judul sampul berada diatas dan hanya menggunakan satu judul saja,
2.    gambar sampul sebaiknya ditambahkan sedikit unsur remaja agar lebih cocok untuk dibaca semua kalangan,
3.    penggunaan kata-kata dari bahasa Yunani dikurangi, agar pembaca dapat memahami maknanya,
4.    isi novel jangan terlalu banyak menceritakan tentang isi hati tokoh utama, sebaiknya ditambahkan sedikit unsur lelucon agar pembaca tidak merasa jenuh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar